Permainan gasing
permainan gasing merupakan
salah satu permainan tradisional gayo lues yang banyak di mainkan oleh
anak-anak maupun orang dewasa yang suka main gasing, karena permainan ini juga
ada musim tersendirinya, dan kalau lagi musim gasing banyak anak-anak yang
berlomba-lomba membuat gasing. Dan permainan ini merupakan permainan turun temurun
yang di tradisikan oleh orang gayo karena dari dulu gasing sudah menjadi
permainan tradisional di suku gayo sendiri. Gasing terbuat dari kayu yang
seukuran gelas kecil dan mempunyai kepala untuk tempat pemutaran tali supaya
gasing bisa berputar dengan sendirinya. Gasing tersebut terbuat dari pohon
jambu biji,pohon kopi dan pohon tayol(gayo). Langkah-langkah pembuatan gasing,
langkah 1.pilih salah satu kayu yang di sebuatkan tadi, bisa pohon kopi atau
pohon tayol (gayo) dan sediakan parang untuk membuat ricung bagian bawah,
langkah ke-2 kemudian runcingkan di bagian bawah untuk bisa berputar gasing di
tanah, tapi pastikan kayunya sudah terpotong, langkah ke-3, pembulatan pada
bagian kepala gasing supaya bisa kita masukan tali ke bagian kepala supaya
gasing bisa terlepas ke tanah, sebelum itu rapikan dulu bagian kepala gasing
untuk lingkaran tali yang akan kita gulung pada leher gasing,langkah terakhir
ke-4 adalah pembuatan tali yang biasa di buat dari kain-kain yang sudah tidak
bagus lagi atau kain tambang kecil yang di gulung-gulung biar kelihatan besar
tidak putus kan kita memutar gasing ke tanah. Selesai itu baru kita bisa
memainkan gasing tersebut dan mencari lawan, dalam permainan ini bisa berjumlah
6orang atau lebih karena siapa yang duluan berhenti gasingnya di tanah itulah
yang kalah, pas kita memainkan gasing ini kita perlu konsentrasi pas melempar
nya ke tanah sebelum itu kita menggulungkan tali ke bagian leher gasing baru
kemudian kita melemparkan gasing ke tanah dan gasing itu sendiri berputar.
Dan permainan gasing ini
merupakan permainan yang ada musim nya, seperti salah satu permainan musim
simang(permainan batu)
